. menjadi dewasa .

November 4th, 2006

halo halo. saya sudah pulang nih. dengan slamat dan timbunan lemak yang lagi” jadi tradisi oleh” tambahan lebaran buat saya x0. MENJADI DEWASA memang salah satu hal yg paling saya takuti. memang tidak bisa di elakkan, namun bisa ditunda. menjadi dewas itu pilihan,tapi bukan bisa ada scara mendadak sperti mendadak dangdut *hell yeah.
lebaran kmarin , mungkin jadi lebaran terakhir bersama 2 saudara kandung saya, dalam status SINGLE.yah 2 kakak saya memutuskan married tahun depan. seharusnya saya senang,tapi saya mrasa saya ditinggalkan, saya tak siap jika keadaan + prilaku abnormal saya ke k2 kakak saya berubah,sperti saya belum siap untuk tidak saling mencaci *love 2 do it. permainan kekerasan *menjambak+memukul diantara kami bertiga sudah biasa.bahkan sampai rebutan makanan itu sudah biasa. saya belum siap kehilangan itu semua. saya belum siap kakak” saya jadi milik orang lain.

ITU TANDANYA SAYA BELUM DEWASA

seharusnya saya bangga,kakak saya yg cewek bisa dapat rekan seprofesi dokter,haji pula*masih muda lo. seharusnya saya bangga kaka cowok saya akhirnya bisa menemukan calon yg baik * diantara yg dulu”. saya sempat menangis,saya tak rela kehilangan 2 kaka’ saya dalam tanda kutip

YAH MENJADI DEWASA ITU MENYUSAHKAN SEKALI

stelah saya berfikir matang, mulai skarang saya harus jadi dewasa, walau sulit saya akan berusaha. hey saya akan 20 tahun. itu pangkal titik dewasa. saya tak boleh jadi seorang mr.resolusi tanpa bukti. saya harus jadi decision maker with all responsibilities. doakan saya

* lebaran kemarin menyenangkan sekali mulai dari reuni SMP-SMU. menyenangkan melihat semua perkembangan pada teman” saya. MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN




Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind